Do you know Abdullah?Become his contact | Who is on Multiply?Find your friends | Want to learn more?Take the Tour | Already a Member?Sign In |
Annisa Trihapsari, having recently become a mother, has decided to give thanks to God for sending her a child, and for giving her such as lovely husband, by choosing to wear the Muslim headscarf whenever she goes about.
Annisa says she actually started wearing the jilbab after marrying Sultan Djorghi but the birth of her child has made her even more determined to cover herself up in public, as thanks to God.
Desain grafis dipelajari dalam konteks tataletak dan komposisi, bukan seni grafis murni. Area kerja kreatif desain grafis di antaranya: stationary kit atau sales kit: desain kartu nama, kop surat, amplop, map, bolpoint. Profil usaha, annual report, corporate identity yang terdiri logo dan trade mark berikut aplikasi penerapannya. Desain grafis lingkungan berupa sign system: papan petunjuk arah, papan nama dan infografis: chart, diagram, statistik, denah, dan peta lokasi. Desain grafis industri, sistem informasi pada jasa dan produk industri. Desain label, etiket, dan kemasan produk. Desain beragam produk percetakan dari mulai prepress sampai hasil cetakan akhir. Perencanaan dan perancangan pameran produk dan jasa industri. Grafis arsitektur berikut produk sign system. Desain perwajahan buku, koran, tabloid, majalah, dan jurnal. Desain sampul kaset, dan cover CD. Desain kalender, desain grafis pada kaos oblong, desain kartu pos, perangko, dan mata uang. Desain stiker, pin, cocard, id card, desain undangan, desain tiket dan karcis, desain sertifikat, dan ijasah. Desain huruf dan tipografi. Ilustrasi dan komik. Desain Iklan Desain iklan dipelajari dalam konteks desain, bukan komunikasi marketing dan penciptaan merek atau aktivitas branding. Desain iklan atau popular dengan sebutan advertising, ranah kreatifnya meliputi: kampanye iklan komersial dan perancangan iklan layanan masyarakat. Aplikasi perancangan dan perencanaan desain iklan komersial maupun iklan layanan masyarakat (nonkomersial) senantiasa melibatkan seluruh media periklanan yang meliputi: pertama, media iklan lini atas (above the line advertising), yakni: jenis-jenis iklan yang disosialisasikan menggunakan sarana media massa komunikasi audio visual. Misalnya surat kabar, majalah, tabloid, iklan radio, televisi, bioskop, internet, telepon seluler. Pada umumnya, biro iklan yang bersangkutan mendapat komisi karena pemasangan iklan tersebut, Kedua, media iklan lini bawah (below the line advertising), yaitu kegiatan periklanan yang disosialisasikan tidak menggunakan media massa cetak dan elektronik. Media yang digunakan berkisar pada printed ad: poster, brosur, leaflet, folder, flyer, katalog, dan merchandising: payung, mug, kaos, topi, dompet, pin, tas, kalender, buku agenda, bolpoint, gantungan kunci. Ketiga, new media: ambient media, guerillas advertising, theatrical advertising, adman. Desain Multimedia Interaktif Desain multimedia interaktif dipelajari dalam konteks tampilan dan pelengkap desain, bukan interaksi manusia dengan komputer. Animasi dipelajari dalam konteks penciptaan gerak yang menarik, bukan untuk bertutur dan bercerita. Cakupan wilayah kreatif desain multimedia interaktif diantaranya meliputi: animasi 3D, dan motion graphic, fotografi, sinetron, audio visual, program acara televisi, bumper out dan bumper in acara televisi, film dokumenter, film layar lebar, video klip, web desain, dan CD interaktif. Dengan demikian, sejatinya konsentrasi utama desain komunikasi visual adalah desain grafis plus. Penampilan sehari-hari desain komunikasi visual hanya terdiri dari dua unsur utama: verbal (tulisan) dan visual (gambar tangan, fotografi, atau image olahan komputer grafis). Dalam konteks ini, menurut Andi S Boediman, penekanannya pada segi visual. Tetapi dalam perkembangannya agar desain grafis terlindung dalam bentangan payung desain komunikasi visual maka perlu dilengkapi dan ditunjang oleh beberapa bidang ilmu sosial yang bersifat wacana maupun praksis yang dirasakan cukup signifikan (Boediman, 2004). Pencetus Ide Baru Desain komunikasi visual, yang dalam bentuk kehadirannya seringkali perlu ditunjang dengan suara, menurut A.D. Pirous (1989), pada hakikatnya adalah suatu bahasa. Tugas utamanya adalah membawakan pesan dari seseorang, lembaga, atau kelompok masyarakat tertentu kepada orang lain. Sebagai bahasa, maka efektivitas penyampaian pesan tersebut menjadi pemikiran utama seorang desainer komunikasi visual. Untuk itu, seorang desainer haruslah, pertama, memahami betul seluk beluk bentuk pesan yang ingin disampaikan. Dengan memahami bentuk pesan yang ingin disampaikan, maka seorang desainer akan dengan mudah ‘’mengendalikan’’ target sasaran untuk masuk ke dalam jejaring komunikasi visual yang ditawarkan oleh sang komunikator (desainer komunikasi visual). Sebab sejatinya, karya desain komunikasi visual mengandung dua bentuk pesan sekaligus, yaitu pesan verbal dan pesan visual. Tetapi dalam konteks desain komunikasi visual, bahasa visual mempunyai kesempatan untuk merobek konsentrasi target sasaran, karena pesannya lebih cepat dan sangat mudah dipahami oleh parapihak. Kedua, mengetahui kemampuan menafsir serta kecenderungan kondisi fisik maupun psikis kelompok masyarakat yang menjadi sasaran. Ketiga, harus dapat memilih jenis bahasa dan gaya bahasa yang serasi dengan pesan yang dibawakannya. Selain itu juga tepat untuk dibicarakan secara efektif, jelas, mudah, dan mengesankan bagi si penerima pesan.
![]() Sudah seharusnya kita bangga dan merasa bersyukur menjadi bagian dari bangsa Indonesia, sebuah negara besar yang kaya akan sumber daya alam. Salah satu sumber daya alam yang sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi sebuah peluang usaha adalah sektor bahari, khususnya perikanan. Menurut data dari Departemen Kelautan dan Perikanan tahun 2003, Indonesia mempunyai potensi perairan umum berupa waduk, danau dan situ sekitar 113.654 Ha. Namun dari besarnya wilayah tersebut belum semua dapat dikelola dan dimanfaatkan padahal kondisi perairan Indonesia sangat potensial bagi pengembangan budidaya ikan karena pada umumnya tingkat kesuburan perairan kita rendah (oligotrofik) sampai dengan sedang (mesotrofik). Sebagai contoh coba kita tengok wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di Kalimantan Selatan. Luas wilayah dari HSU adalah 89.270 Ha dan 80% (56.424 Ha) merupakan wilayah perairan umum yaitu berupa sungai dan rawa. Namun selama ini kegiatan perikanan yang selama ini dilakukan adalah sistem tangkap dengan jumlah nelayan pengolah ikan 53.355 orang dengan produksi hasil tangkapan ikan diperairan umum berjumlah 12.825,4 ton. Sedangkan nelayan dengan sistem budidaya hanya berjumlah 2.610 orang dengan produksi 2.155,58 ton. Potensi Usaha Perikanan di HSU Berdasarkan fenomena tersebut LPB Adaro Pama bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kab. HSU melaksanakan Pelatihan Pengolahan Pakan Ikan bagi UKM Perikanan di Kab. HSU. Tujuan dari diadakannya pelatihan tersebut agar:
Manusia yang paling dekat dengan Allah Azza wa Jalla pada hari kiamat adalah orang yang lapar, haus dan susah di dunia Rakus adalah kepatuhan pada tuntutan perut dan seksual, serta ketamakan yang sangat terhadap makanan dan seksual. Sifat ini dapat dijelaskan dari sisi dampak-dampak yang diakibatkan oleh kekuatan keinginan syahwati, yakni tuntutan perut dan seksual, cinta dunia dan lain sebagainya. Di antara sifat-sifat hina yang paling umum adalah cinta dunia dan yang berkait dengannya. Kami akan menjelaskannya mengapa sifat ini disebut sifat yang hina dan tercela. Rakus digolongkan sebagai sifat yang hina karena melampaui batas pemanfaatan potensi syahwat yang semestinya. Kita tidak perlu meragukan bahwa sifat ini adalah sifat yang hina dan tercela. Rasulullah saw bersabda : “Barangsiapa yang menjaga dirinya dari keburukan tuntutan seksual dan perutnya, maka ia telah terjaga.” “Celakalah manusia karena dua tuntutan! Sahabat bertanya: Apa dua tuntutan itu ya Rasulullah? Beliau menjawab: Kerongkongan dan seksual.” “Ada dua rongga yang paling banyak menggiring umatku ke neraka: Perut dan kemaluan.” “Tiga hal yang paling aku takutkan bagi umatku sesudahku: Kesesatan setelah pengenalan, kesesatan fitnah, tuntutan syahwati perut dan kemaluan.”
Hari Selasa (15/4), pukul 20.30 wib, penulis bersama AM. Rais, direktur COMES (Center for Middle East Studies) meninggalkan Bandara Sukarno- Hatta menuju Sana’a, Yaman untuk memenuhi undangan dari Al-Quds Institution, cabang Yaman. Al-Quds Institution kantor pusatnya di Libanon, memiliki beberapa cabang di beberapa negara di antaranya Yaman, merupakan lembaga Internasional yang peduli terhadap kota suci Al-Quds dengan masjid Al-Aqshanya dan Palestina, dipimpin oleh Syekh Dr.Yusuf Al-Qaradhawi.Mulai Sabtu (19/4) hingga Kamis (24/4), Al-Quds Institution menyelenggarakan workshop, diikuti oleh aktifis yang peduli terhadap Masjid Al-Aqsha dan Palestina dari beberapa negara di Sana’a, Yaman. Acara berlangsung di Gedung Waqaf untuk Palestina yang terdiri dari empat lantai yang berdiri kokoh di atas tanah seluas setengah lapangan bola. Tanah dan gedung tersebut merupakan waqaf pemberian dari Almarhum Syekh Abdullah bin Husain Al-Ahmar (Semoga Allah mengampuni segala dosanya dan menerima segala amal ibadahnya), beliau merupakan Ketua Parlemen Yaman, Chairman of the Popular Committee for Defending Al-Aqsa and Palestine; the Parliamentary Committee for Al-Aqsa; Palestine, Deputy Chairman of the Board of Trustees; Al-Quds Institution; dan Chairman of Al-Quds Institution branch in Yemen. Al-Hafizh Imamuddin Abul Fida’ (Ismail bin Katsir) di dalam kitabnya Mukhtashar Ibnu Katsir, ketika menjelaskan tafsir surat An Nashr/110, beliau menjelaskan bahwa Ibnu Jarir meriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. berkata: Ketika Nabi saw di Madinah tiba-tiba beliau saw bersabda: Allahu Akbar, Allahu Akbar telah tiba pertolongan kemenangan dari Allah, telah tiba orang Yaman. Ditanya: Apakah orang Yaman itu Ya Rasulullah? Jawab Nabi saw: Hati mereka belas kasih, Tabiat mereka lembut, Iman sesuai dengan orang Yaman, Fiqh juga sesuai dengan orang Yaman dan Hikmah itu bagi orang yang berjiwa seperti orang Yaman; Para peserta yang hadir dan mengikuti acara workshop Peduli Palestina di Sana’a, Yaman, selain dari Indonesia ada juga dari Malaysia, Pakistan, India, Srilanka, Nigeria, Tanzania, Tajikistan, Turki dan Yaman. Acara workshop yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 20.30 waktu setempat dibagi menjadi empat sesi setiap hari, kegiatannya selain ceramah yang disampaikan oleh penceramah yang ahli dibidangnya, juga diadakan diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh pengurus Al-Quds Institution cabang Yaman. Para peserta juga memaparkan makalahnya dalam bentuk PowerPoint tentang aktifitas dukungan dan solidaritasnya terhadap Palestina. Di antara materi yang disampaikan penceramah dari Al-Quds Institution; dan didiskusikan oleh peserta workshop adalah Pembebasan Palestina, Munculnya Generasi Shalahuddin Al-Ayyubi, Organisasi-organisasi Perlawanan Palestina, Perkembangan Palestina Terkini, Lembaga Kemanusiaan; Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha Kondisinya Saat ini.
![]() Rasulullah SAW telah memerintahkan kepada kaum muslimin agar mereka mengangkat seorang khalifah setelah beliau SAW wafat, yang dibai'at dengan bai'at syar'iy untuk memerintahkan kaum muslimin berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah SAW. Menegakkan syari'at Allah, dan berjihad bersama kaum muslimin melawan musuh-musuh Allah. 2.'Umar bin khaththab ra (tahun 13-23 H/634-644 M) 3.'Utsman bin 'Affan ra (tahun 23-35 H/644-656 M) 4.Ali bin Abi Thalib ra (tahun 35-40 H/656-661 M) 5.Al-Hasan bin Ali ra (tahun 40 H/661 M)
Setelah mereka, khalifah berpindah ke tangan Bani Umayyah yang berlangsung lebih dari 89 tahun. Khalifah pertama adalah Mu'awiyyah. Sedangkan khalifah terakhir adalah Marwan bin Muhammad bin Marwan bin Hakam. Masa kekuasaan mereka sebagai berikut: 2.Yazid bin Mu'awiyah (tahun 61-64 H/680-683 M) 3.Mu'awiyah bin Yazid (tahun 64-68 H/683-684 M) 4.Marwan bin Hakam (tahun 65-66 H/684-685 M) 5.'Abdul Malik bin Marwan (tahun 66-68 H/685-705 M) 6.Walid bin 'Abdul Malik (tahun 86-97 H/705-715 M) 7.Sulaiman bin 'Abdul Malik (tahun 97-99 H/715-717 M) 8.'Umar bin 'Abdul 'Aziz (tahun 99-102 H/717-720 M) 9.Yazid bin 'Abdul Malik (tahun 102-106 H/720-724 M) 10.Hisyam bin Abdul Malik (tahun 106-126 H/724-743 M) 11.Walid bin Yazid (tahun 126 H/744 M) 12.Yazid bin Walid (tahun 127 H/744 M) 13.Ibrahim bin Walid (tahun 127 H/744 M) 14.Marwan bin Muhammad (tahun 127-133 H/744-750 M)
Setelah mereka, khalifah berpindah ke tangan Bani Umayyah yang berlangsung lebih dari 89 tahun. Khalifah pertama adalah Mu'awiyyah. Sedangkan khalifah terakhir adalah Marwan bin Muhammad bin Marwan bin Hakam. Masa kekuasaan mereka sebagai berikut: 2.Abu Ja'far al-Mansyur (tahun 137-159 H/754-775 M) 3.Al-Mahdi (tahun 159-169 H/775-785 M) 4.Al-Hadi (tahun 169-170 H/785-786 M) 5.Harun al-Rasyid (tahun 170-194 H/786-809 M) 6.Al-Amiin (tahun 194-198 H/809-813 M) 7.Al-Ma'mun (tahun 198-217 H/813-833 M) 8.Al-Mu'tashim Billah (tahun 218-228 H/833-842 M) 9.Al-Watsiq Billah (tahun 228-232 H/842-847 M) 10.Al-Mutawakil ' Ala al-Allah (tahun 232-247 H/847-861 M) 11.Al-Muntashir Billah (tahun 247-248 H/861-862 M) 12.Al-Musta'in Billah (tahun 248-252 H/862-866 M) 13.Al-Mu'taz Billah (tahun 252-256 H/866-869 M) 14.Al-Muhtadi Billah (tahun 256-257 H/869-870 M) 15.Al-Mu'tamad ' Ala al-Allah (tahun 257-279 H/870-892 M) 16.Al-Mu'tadla Billah (tahun 279-290 H/892-902 M) 17.Al-Muktafi Billah (tahun 290-296 H/902-908 M) 18.Al-Muqtadir Billah (tahun 296-320 H/908-932 M) 20.Al-Radli Billah (tahun 323-329 H/934-940 M) 21.Al-Muttaqi Lillah (tahun 329-333 H/940-944 M) 22.Al-Musaktafi al-Allah (tahun 333-335 H/944-946 M) 23.Al-Muthi' Lillah (tahun 335-364 H/946-974 M) 24.Al-Thai'i Lillah (tahun 364-381 H/974-991 M) 25.Al-Qadir Billah (tahun 381-423 H/991-1031 M) 26.Al-Qa'im Bi Amrillah (tahun 423-468 H/1031-1075 M) 28. Al Mustadhhir Billah (tahun 487-512 H/1094-1118 M) 29. Al Mustarsyid Billah (tahun 512-530 H/1118-1135 M) 30. Al-Rasyid Billah (tahun 530-531 H/1135-1136 M) 31. Al Muqtafi Liamrillah (tahun 531-555 H/1136-1160) 32. Al Mustanjid Billah (tahun 555-566 H/1160-1170 M) 33. Al Mustadhi'u Biamrillah (tahun 566-576 H/1170-1180 M) 34. An Naashir Liddiinillah (tahun 576-622 H/1180-1225 M) 35. Adh Dhahir Biamrillah (tahun 622-623 H/1225-1226 M) 36. al Mustanshir Billah (tahun 623-640 H/1226-1242 M) 37. Al Mu'tashim Billah ( tahun 640-656 H/1242-1258 M) 2. Al Haakim Biamrillah I ( tahun 661-701 H/1262-1302 M) 3. Al Mustakfi Billah I (tahun 701-732 H/1302-1334 M) 4. Al Watsiq Billah I (tahun 732-742 H/1334-1354 M) 5. Al Haakim Biamrillah II (tahun 742-753 H/1343-1354 M) 6. al Mu'tadlid Billah I (tahun 753-763 H/1354-1364 M) 7. Al Mutawakkil 'Alallah I (tahun 763-785 H/1363-1386 M) 8. Al Watsir Billah II (tahun 785-788 H/1386-1389 M) 9. Al Mu'tashim (tahun 788-791 H/1389-1392 M) 10. Al Mutawakkil 'Alallah II (tahun 791-808 H/1392-14-9 M) 11. Al Musta'in Billah (tahun 808-815 H/ 1409-1426 M) 12. Al Mu'tadlid Billah II (tahun 815-845 H/1416-1446 M) 13. Al Mustakfi Billah II (tahun 845-854 H/1446-1455 M) 14. Al Qa'im Biamrillah (tahun 754-859 H/1455-1460 M) 15. Al Mustanjid Billah (tahun 859-884 H/1460-1485 M) 16. Al Mutawakkil 'Alallah (tahun 884-893 H/1485-1494 M) 17. al Mutamasik Billah (tahun 893-914 H/1494-1515 M) 18. Al Mutawakkil 'Alallah OV (tahun 914-918 H/1515-1517 M) 2. Sulaiman al-Qanuni (tahun 916-974 H/1520-1566 M) 3. salim II (tahun 974-982 H/1566-1574 M) 4. Murad III (tahun 982-1003 H/1574-1595 M) 5. Muhammad III (tahun 1003-1012 H/1595-1603 M) 6. Ahmad I (tahun 1012-1026 H/1603-1617 M) 7. Musthafa I (tahun 1026-1027 H/1617-1618 M) 8. 'Utsman II (tahun 1027-1031 H/1618-1622 M) 9. Musthafa I (tahun 1031-1032 H/1622-1623 M) 10. Murad IV (tahun 1032-1049 H/1623-1640 M) 11. Ibrahim I (tahun 1049-1058 H/1640-1648 M) 12. Mohammad IV (1058-1099 H/1648-1687 M) 13. Sulaiman II (tahun 1099-1102 H/1687-1691M) 14. Ahmad II (tahun 1102-1106 H/1691-1695 M) 15. Musthafa II (tahun 1106-1115 H/1695-1703 M) 16. Ahmad II (tahun 1115-1143 H/1703-1730 M) 17. Mahmud I (tahun 1143-1168/1730-1754 M) 18. "Utsman IlI (tahun 1168-1171 H/1754-1757 M) 19. Musthafa II (tahun 1171-1187H/1757-1774 M) 20. 'Abdul Hamid (tahun 1187-1203 H/1774-1789 M) 21. Salim III (tahun 1203-1222 H/1789-1807 M) 22. Musthafa IV (tahun 1222-1223 H/1807-1808 M) 23. Mahmud II (tahun 1223-1255 H/1808-1839 M) 24. 'Abdul Majid I (tahun 1255-1277 H/1839-1861 M) 25. "Abdul 'Aziz I (tahun 1277-1293 H/1861-1876 M) 26. Murad V (tahun 1293-1293 H/1876-1876 M) 27. 'Abdul Hamid II (tahun 1293-1328 H/1876-1909 M) 28. Muhammad Risyad V (tahun 1328-1339 H/1909-1918 M) 29. Muhammad Wahiddin II (tahun 1338-1340 H/1918-1922 M) 30. 'Abdul Majid II (tahun 1340-1342 H/1922-1924 M)
Lemahnya penataan kelembagaan dapat dibuktikan dengan dibiarkannya karakter dan fungsi Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Bapedal sebagai lembaga yang memiliki kewenangan terbatas hanya pada policy formulation and policy implementation coordination. Isu-isu lingkungan hidup yang diberikan pada Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Bapedal juga memiliki lingkup yang terbatas, karena pada dasarnya kewenangan di sektor sumber daya alam terdapat pada berbagai departemen teknis lain. Dengan demikian, penyusunan kebijakan lingkungan hidup dalam arti yang luas pun mengalami hambatan karena masih harus bergulat dengan menteri-menteri teknis lainnya yang pada umumnya masih berorientasi kuat pada pertumbuhan sektoral. Hal ini dapat dilihat dari keinginan setiap departemen teknis untuk meloloskan masing-masing undang-undang sektoral yang pada umumnya tidak mempertimbangkan segi keterbatasan daya dukung ekosistem sumber daya alam kita.
Kesalahan dari seseorang yang paling pintar merupakan kesalahan paling buruk Islam telah mengatur interaksi antara murid dan guru. Etika antara seorang yang pernah mereguk ilmu dari guru atau ustadznya. Dalam sebuah syair disebutkan “Barangsiapa yang mengajariku satu huruf, nisacaya aku telah menjadi hambanya”. Didalam sebuah Hadist disebutkan : “Bukankah termasuk dalam ummatku orangyang tidak menghormati golongan yag lebih tua dan mengasihi yang muda serta mengetahui (hak-hak) orang-orang alim ”(HR. Ahmad) Dalam QS.18:62 disebutkan : "Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: "Bawalah kemari makanan kita; Sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini". Didalam Al Qur’an diceritakan rihlah bersejarah antara Nabi yang bergelar Ulil Azmi. Seorang nabi Musa dengan Kitab Taurat menuntut ilmu kepada seorang laki-laki (khidr). Dalam ayat tersebut dijelaskan berbagai hikmahketika kita sedang menuntut ilmu. Etika dalam belajar dan menuntut ilmu adalah sebagai berikut : Pertama, motivasi yang kuat dalam mempelajari ilmu pengetahuan. Sehingga hal-hal yang pasti merintangi seperti sulit, susah bahkan pedih bia dihadapi. Nabi Musa mengalami cobaan berat ketika rihlah ke daerah Majma al-Bahrain. Kedua, Bersifat lembut penuh penghargaan terhadap guru sebagai hal mengormati dan menghargai. Sifat ini dicontoh nabi Musa kepada Khidhir as ketika meminta untuk diajari Dalam QS.18:66 disebutkan : " Musa berkata kepada Khidhr: "Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?"
Zaman sekarang hampir semua orang pake HP berkamera, dari yang kualitas VGA sampai yang berpixel-pixel…untuk HP yang pixelnya gede mungkin hasilnya bisa langsung OK, tapi buat HP dengan kamera VGA pasti ada sedikit banyak noise pada hasil jepretannya… makanya disini saya ingin membagikan sedikit ilmu buat kamu yang pengen nyoba OLDIG hasil jepretan HP kamu, yach dapat dibilang mempermulus hasil jepretan kamu lah…kali ini aku pake tambahan plugin jadi kamu harus donwload dulu… Silahkan download (klik disini) kalo sudah ikuti langkah-langkah dibawah ini : 1. Extract terlebih dahulu file download tersebut 2. Copy folder Imagenomic hasil extract ke C:\Program Files\Adobe\Photoshop(CS\CS2\C3)\Plug-Ins 3. Klik 2x pada file Noiseware.8bf yang ada dalam folder tersebut (ketika anda menjalankan file tersebut pastikan anda tidak membuka program Photosohop) 4. Program Photoshop akan terbuka secara otomatis 5. Open file foto yang pengen kamu edit
6. Klik Menu : Filter > Imagenomic > Noiseware Professional 7. Jika diminta license klik install license > isi field dibawah ini sesuka hati anda…terserah dah… baru OK
Maka akan muncul window seperti dibawah ini:
Pada Box Setting kamu bisa memilih sesuai dengan pengaturan yang telah disediakan, jika kamu kurang cocok maka kamu bisa mengatur sendiri sesuai dengan keinginan kamu… Jika muncul window 7. Jika foto terlihat kurang cerah kita bisa mengatur brightness dan kontrast dari gambar yang sedang kita edit Kali ini saya menggunakan Image > Adjustment > Curves Referensi OUTPUT : 125 Dan hasil akhirnya…………………… ![]() Penulis sangat mengharapkan komentar dari para pembaca…
Foto ini dihasilkan dari tangan dingin seorang penyelam bernama Teguh Tirtasaputra. Saat melakukan penyelaman di perairan dangkal Pulau Weh, Nanggroe Aceh Darussalam, salah seorang relawan kegiatan Indonesia Reef 2007 ini berhasil menangkap aksi udang mantis (Odontodactylus scyllarus). (Kegiatan Indonesia Reef sendiri bisa dilihat melalui www.indonesiareef.com) Lihatlah mata yang luar biasa itu. Udang mantis selalu menjadi salah satu obyek para penyelam saat berburu gambar di bawah air sana. Matanya yang paling kompleks memungkinkan udang mantis mendeteksi 16 saluran cahaya, termasuk ultraviolet, dan cahaya terpolarisasi. Sebagai perbandingan, mata manusia hanya mampu mendeteksi empat saluran cahaya. Setiap kubah kecil pada permukaannya adalah kornea terpisah pengenal cahaya. Penulis Les Kaufman telah menjelaskan keindahan dan keunikan mata udang mantis melalui kisah Misteri Warna Terumbu Karang yang muncul dalam Majalah National Geographic Indonesia edisi Juni 2005, dan fotografer Tim Laman menampilkan mata seekor udang mantis yang luar biasa yang diambil dari sebuah perairan dangkal di Indonesia. Foto: Teguh Tirtasaputra, relawan Indonesia Reef 2007 di Pulau Weh, NAD
Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam) bukanlah teori. Ini adalah ajaran praktis yang bisa kita lakukan dalam keseharian. Karena itu, nikmatnya ukhuwah tidak akan bisa kita kecap, kecuali dengan mempraktikannya. Jika cara di bawah ini dilakukan, Anda akan merasakan ikatan ukhuwah Anda dengan saudara-saudara seiman Anda semakin kokoh. Katakan bahwa Anda mencintai saudara Anda عَنِ النَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ قَالَ: إِِذَا أَحَبَّ الرَّجُلُ أَخَاهُ فَلْيُخْبِرْهُ أََنَّهُ يُحِبُّهُ Rasulullah saw. bersabda, “Apabila seseorang mencintai saudaranya, hendaklah dia mengatakan cinta kepadanya.” (Abu Dawud dan Tirmidzi, hadits shahih) عَنْ اَنَسٍ: اَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ فَمَرَّ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا رَسُوْلُ اللهِ اِنّي لأحِبُّ هَذَا فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ أَعْلَمْتَهُ؟ قَالَ: لا، قَالَ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ: أعْلِمْهُ فَلَحِقَهُ فَقَالَ: إِنِّي أُحِبُّكَ فِى اللهِ فَقَالَ: أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْبَبْتَنِى لَهُ Anas r.a. mengatakan bahwa seseorang berada di sisi Rasulullah saw., lalu salah seorang sahabat melewatinya. Orang yang berada di sisi Rasulullah tersebut mengatakan, “Aku mencintai dia, ya Rasulullah.” Lalu Nabi bersabda, “Apakah kamu sudah memberitahukan dia?” Orang itu menjawab, “Belum.” Kemudian Rasulullah saw. bersabda, “Beritahukan kepadanya.” Lalu orang tersebut memberitahukannya dan berkata, “Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.” Kemudian orang yang dicintai itu menjawab, “Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya.” (Abu Dawud, dengan sanad shahih) Jadi, jangan tunda lagi. Katakan cinta kepada orang yang Anda cintai.
“Tak ada seorang wanita pun yang mau jadi istri saya,” kata seorang lelaki berusia 48 tahun. Karena itu, katanya, hingga sekarang ia tetap membujang. Ia dilahirkan di Puger, sebelah selatan Jember. Sejumlah rambut di kepalanya sudah memutih. Namanya Suyadi. Lulusan Seni Rupa ITB tahun 1960. Kini ia termasuk salah satu animator yang masih sangat langka di Indonesia. Animator adalah penggambar untuk film animasi. Jenis film ini berbeda dengan film biasa. karena obyeknya bukan dipotret, tapi digambar. Pada tahap pertama setiap gerak dari seluruh rangkaian cerita digambar oleh animator di atas kertas-kertas gambar biasa. Kemudian gambar-gambar tadi dipindahkan ke seluloid. Pada tahap kedua, hanya garis tepi gambar saja yang dipindahkan. Bidang kosong pada gambar diisi warna. Kemudian diberi latar belakang. Setelah itu baru dipotret. Banyak sekali gambar diperlukan. Untuk satu detik gerakan gambar dalam film, diperlukan 24 buah gambar (frame). “Bayangkan berapa gambar diperlukan untuk masa putar 5 menit,” kata Suyadi. Karena itu untuk film dengan masa putar satu detik saja diperlukan waktu sekitar sebulan untuk menggarapnya. “Jadi ini memang kerja kolektip,” kata Suyadi lebih lanjut. Karena itu ia juga memakai beberapa pembantu, misalnya untuk mewarnai, memindahkan ke celuloid. Tapi dalam animasi modern, untuk satu detik cukup 12 gambar - karena setiap gambar diulang sekali. Tapi hasilnya tidak akan sehalus bila dengan 24 gambar. Suyadi menjadi animator penuh sejak 1974. Sebelumnya ia pernah terlibat sebagai art director untuk 5 buah film (Lampu Merah, 1969; Pemburu Mayat, 1970; Kabut di Kintamani, 1971; Cobra, 1977). Tapi karir tersebut tidak dilanjutkannya. “Pekerjaan itu juga menuntut kreativitas, tapi saya kurang sreg. Karena saya juga harus memperhatikan kostum dan make-up pemain. Padahal saya ini kan tukang gambar,” katanya. “Jadi, jadi animator inilah sesungguhnya profesi saya.” la menggambar sejak masih mahasiswa dengan membuat ilustrasi cerita anak-anak. Buku anak-anak yang sempat digarapnya antara lain Joko Kendil, Made dan 4 Teman, Istana di Bukit Karang, Kisah Fantasi H.C. Anderssen (6 jilid), Gua Terlarang, Iwan Jalan kaki ke Sekolah dan Kebakaran di Gang Sembrono. Semua buku tersebut diterbitkan PT Djambatan. Ilustrasi buku Gua Terlarang kemudian dinilai sebagai ilustrasi terbaik untuk buku anak-anak pada Tahun Buku Internasional 1972. Sedangkan buku Made dan 4 Temannya, oleh IKAPI dinilai sebagai buku yang terbaik dari segi perwajahan untuk 1979. Di samping membuat ilustrasi, Suyadi juga mengarang cerita. Sudah 2 buku yang dikarangnya sendiri: Pedagang Pici Kecurian dan Seribu Kucing Untuk Kakak. Keduanya juga diterbitkan Penerbit Djambatan. Berapa besar penghasilannya sebagai ilustrator? Menurut Suyadi imbalannya didapat dengan sistem royalty - biasanya 10% dari harga buku. Buku anak-anak umumnya dicetak hanya 5 ribu eksemplar dengan harga paling mahal Rp 350 per buah. “Jadi hasilnya, yah, . . . tidak seberapa, ” kata bujang tua itu dengan tenang. Tetapi kalau salah satu buku ketiban Inpres misalnya, berarti ia dapat rezeki besar. Seperti bukunya yang berjudul Gua Terlarang. “Untuk buku itu saya dapat sekitar Rp 200 ribu,” ujarnya - karena dicetak sampai 22.000 eksemplar. Dengan sederhana diakuinya bahwa ia bukan orang yang mempersetan kepentingan publik dengan dalih mempertahankan nilai seni. Karena itu, misalnya, setiap kali selesai menggambar kalau merasa ragu, ia tak segan-segan menunjukkan hasilnya kepada anak tetangga. “Seandainya anak itu menganggap gambar itu orang lagi sedih, padahal yang saya maksudkan orang lagi ngelamun, maka gambar itu akan saya ganti,” katanya. “Jadi saya ini bukan seperti seniman besar, yang tidak mempersoalkan konsumen mengerti atau tidak.”
Suyadi sebagai Pak Raden dan anak-anak KB & Pemilu llustrasi yang dibuatnya kebanyakan ditujukan pada anak-anak yang berpendidikan SD. Untuk mendapatkan hasil yang kira-kira akan dapat dinikmati oleh rata-rata mereka, ia juga sering memilih anak yang kecerdasannya sedang untuk menguji gambarnya. “Kalau anak itu tidak bisa mengerti cerita hanya dengan melihat gambar, itu artinya saya gagal,” tambah Suyadi. Antara tahun 1961-1964, Suyadi dapat kesempatan belajar di 2 studio di Prancis, yaitu di Les Cineastes Associes khusus mempelajari iklan, dan di Les Films Martin-Boschet selama 3 tahun. Pengalamannya di Prancis itu tentu saja amat berguna, karena ia juga kemudian sempat membuat film animasi untuk iklan. Di antaranya iklan obat jerawat. Dari iklan yang hanya 25 detik itu ia dapat Rp 350 ribu untuk 15 detik pertama. Kemudian Rp 150 ribu untuk tiap 10 detik berikutnya. “Ongkos prosesing, sewa studio dan lain-lainnya ditanggung pemesan,” katanya dengan sedlklt bangga. Dari segi penghasilan menjadi animator memang lebih basah dari ilustrator. Barangkali ini sebagian alasan sehingga kemudian Suyadi memantapkan diri sebagai animator. Sampai sekarang ia sudah menghasilkan beberapa buah film. Antara lain Yang Banyak Jangan Anak sebuah film tentang KB - dan Menantang Alam - film tentang banjir. Kedua film tersebut disponsori Departemen Penerangan. Pada 1977, ia juga mengerjakan 5 buah film yang disponsori Lembaga Pemilihan Umum. Tiga film kartun, sebuah film boneka dan satu film wayang kulit. “Kelimanya bercerita tentang apa-apa yang perlu diperhatikan sewaktu pemilu,” katanya. Semuanya kemudian disiarkan TVRI dalam minggu tenang. Untuk masing-masing film ia dapat setengah juta. “Pokoknya bisa hidup layak. Yang sulit kalau lagi tidak ada proyek,” kata lelaki itu menceritakan pekerjaannya. Baginya untuk menjadi animator yang baik, harus lebih dulu menjadi ilustrator yang baik. Perbedaannya hanya kalau ilustrator hanya membuat sebuah gambar yang statis namun dapat menggambarkan seluruh cerita, animator harus membuat banyak gambar mencakup semua gerak secara terperinci. “Tapi keduanya bercerita dan menggambar.” ujarnya. Animator kita ini punya sederetan kesenangan. Pertama-tama ia cinta anak-anak. Doyan nonton film kartun. Setiap pukul 5.15 ia pasti duduk di depan pesawat tv menyaksikan film kartun untuk anak-anak. Ia juga suka mendalang. Binatang favoritnya adalah kucing. Pada suatu hari ketika masih mengerjakan animasi untuk film Pemilu ia sempat digoda binatang kesayangannya itu. Waktu itu segalanya sudah mepet, meskipun semua gambar sudah diwarnai. Kemudian seluloid dijejerkan satu per satu supaya cepat kering. Suyadi kemudian istirahat, tidur. “Paginya ketika bangun, gambar sudah penuh dengan telapak kucing,” katanya sambil tertawa, “Ya saya tidak bisa marah sebab itu binatang kesayangan saya. Saya hanya bisa marah kepada diri sendiri mengapa tidak punya tempat yang bisa dikunci.” Akibatnya seluruh proses pembuatan gambar harus diulang dari awal. Kali lain, seluloid yang sudah dikeringkan dalam rumah, basah kembali karena hujan. “Ya saya marah lagi pada diri sendiri, kenapa tidak menyewa rumah yang tidak bocor,” kata bujangan itu sambil tersenyum. Apakah ini berarti hidup seorang animator masih rawan? Sebetulnya kalau lagi ada proyek, lumayan hasilnya,” jawab Suyadi terus-terang. Untuk mendapat obyekan secara kontinyu, ia pernah pasang iklan, tapi ternyata tidak ada yang datang. Sekarang ia tetap bekerja berdasarkan informasi kawan-kawannya saja. Kini Suyadi sedang menggarap film boneka untuk serial tv. Judulnya Si Unyil, bekerjasama dengan PFN. Diperkirakan akan disiarkan tahun depan, sekali seminggu untuk 10 menit. Seluruh biaya hanya Rp 4 juta. Ia tak mau menjelaskan berapa bagiannya. “Jangan ah, filmnya belum selesai,” kilahnya. “Tukang gambar adalah koki - yang perlu itu bukan orangnya, tapi masakannya. Sumber: Majalah “Tempo” No. 32 Thn. X 4 Oktober 1980, hal. 28-29
Candi Cibedug Candi Cibedug terletak sekitar 10 km sebelah Barat desa Citorek yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 3 jam. Situs Candi yang berukuran kecil ini merupakan salah satu peninggalan kerajaan di Jawa Barat beberapa ratus tahun yang lalu. Situs ini banyak dikunjungi orang dari luar daerah untuk berziarah. Gunung Batu dan Cadas Belang
Jembatan gantung yang menghubungkan antara pepohonan sepanjang 100 m, lebar 0,6 m dengan ketinggian 20–25 m dari atas tanah dilengkapi dengan tangga naik. Jembatan ini terletak sekitar 200 m dari Stasiun Penelitian Cikaniki. Sumber Air Panas Di TNGHS terdapat beberapa sumber air panas yang masih alami seperti di Cisukarame dan di Gunung Menir, maupun yang sudah dibuka sebagai tempat rekreasi, seperti di Gunung Salak Endah, Cisolok dan Cipanas. Perkebunan Perkebunan di sekitar TNGHS termasuk pemandangan alam yang menarik dan banyak dijumpai dalam perjalanan menuju kawasan TNGHS. Umumnya di wilayah kabupaten Sukabumi dan Bogor terdapat beberapa perkebunan teh yaitu perkebunan teh Jayanegara, Cianten, Pasir Madang dan Parakansalak. Bahkan jauh sebelum TNGHS ditetapkan, di tengah taman nasional juga terdapat enclave perkebunan teh Nirmala yang luasnya sekitar 997 ha. Selain perkebunan teh saat ini disekitar TNGHS juga terdapat perkebunan kelapa sawit, seperti di Kelapa Nunggal, Cikidang, Cisolok dan juga sepanjang jalan dari Cigudeg di kabupaten Bogor menuju kota Rangkasbitung, kabupaten Lebak.
Illustrator Vector seperti yang saya janjikan, saya akan memberikan tutorial bagaimana mengubah foto menjadi lukisan kartun atau vektor image yang biasa disebut tracing foto or image... Kali ini saya akan menTracing Foto Luna maya yang bisa di download di sini atau bisa dicari di Uncle Google ![]() Klik kanan - Save Image As... Ingat Tracing butuh kesabaran tinggi jadi... ya butuh waktu yang tidak sebentar... jadi siapin makan and minum di dekat anda serta mainkan music favorite anda... Langkah-langkahnya: 1. Buka aplikasi Adobe ILLUSTRATOR - New 2. Tempatkan gambar pada lembar kerja Caranya: File > Place > pilih objek lalu OK 3. Buat gambar pada layer 1 menjadi mode transparan Caranya: Klik kiri 2x pada layer 1 Setting seperti ini ![]() 4. Buat Layer baru 5. Ubah ke Outline mode dengan menekan tombol CTRL pada keyboard dan klik kiri pada gambar mata di jendela Layers Shortcut yang berguna:
Gambar kepala dan rambut dahulu ![]() Kamudian Hidung dan alis, mata, bibir lalu badan ![]() Kemudian tinggal memberi Warna, untuk melihat hasilnya kembali ke mode normal jadi klik ladi mata di jendela layer sambil menekan tombol CTRL 7. Gunalkan Gradient Tool untuk membuat warna lebih hidup Sebelum dan Sesudah di Tracing... ![]() Hasilnya seperti di atas... Namun bisa dimaksimalkan lagi dengan menambahkan gradient background... ![]() Luna Maya ;-P in Design Tutorial Copyright 2008 by Johan (www.ilmugrafis.com) Semoga Bermanfaat
Langkah ini diumukan setelah Kementerian Keuangan Inggris bertekad untuk membuka kegiatan keuangan yang berbasiskan pada sistem Islam, dengan target bertumbuhnya investasi dan kemajuan ekonomi di Inggris. Sekaligus keinginannya agar Inggris menjadi Negara Eropa pertama yang membuka aktifitas keuangan berupa asuransi yang di motori oleh perusahaan-perusahan keuangan besar, dengan praktek yang sesuai dengan Syariat Islam, yang mengharamkan riba (fawaid bankiyah). Sebelumnya di Inggris telah didirikan bank-bank dan perusahaan-perusahaan yang dalam praktek aktivitasnya sesuai dengan syariat Islam, guna mewujudkan stabilitas ekonomi. Padahal di waktu yang bersamaan, Inggris masih belum menerima dipraktekkannya sebagian syariat Islam berkaitan dengan urusan (kehidupan) personal, seperti nikah dan cerai cara Islam. Mengakomodir Aspirasi Minoritas Surat kabar Inggris “Time” menurunkan laporannya yang bersumber dari Direktur Eksekutif Perusahaan Baru yang bernama “Perusahaan Asuransi Islam Inggris” di mana akan meluncurkan program Layanan Asuransi Baru, ia berkata, “Perusahaan ini dirintis adalah mutlak untuk pelayanan asuransi di Inggris yang bekerja sesuai dengan syariat Islam, sekaligus membangun unit baru yang berperan signifikan bagi pasar asuransi di Inggris.” Ia menegaskan, bahwa layanan ini merupakan wujud usaha untuk mengakomodir kebutuhan sekitar dua juta muslim, sebagai minoritas di Inggris. Ia juga menambahkan bahwa, “Layanan baru ini sebagai alternatif pengganti bentuk asuransi konvensional yang berseberangan dengan syariat Islam.”
Iklan, bagi perusahaan adalah hal yang wajib dan harus dilakukan jika ingin produknya laku di pasaran. Iklan adalah sebagai alat untuk mengenalkan produk supaya dikenal oleh pasaran, jika sudah dikenal maka akan laku di pasaran. Perusahaan membuat iklan dengan sebagus mungkin sehingga akan menarik calon konsumen, karena jika iklannya sudah tidak menarik, maka kecil kemungkinan konsumen akan membeli produknya. Iklan memang sudah menjadi urat nadi dari perusahaan jika produknya ingin tetap eksis di pasaran.Pada perkembangannya, iklan yang ada sangat banyak, sehingga dituntut profesionalitas yang tinggi dari para konseptor iklan. Desain grafis sebagai senjata dalam periklanan memberi kontribusi yang tidak sedikit dalam proses mempengaruhi calon konsumen. Ibaratnya jika ada perang beneran seperti di Irak, maka amunisi perang sangat diperlukan. Jika kekurangan amunisi atau amunisinya tidak secanggih lawan, maka kemungkinan besar akan kalah perang. Demikian juga jika dianalogikan pada perang iklan yang sekarang terjadi, antara iklan yang satu dengan iklan yang lain (terutama yang produknya sejenis) saling menyerang dengan berbagai intrik yang digunakan. Di sini saya istilahkan dengan PERANG KREATIFITAS. Dalam melakukan proses desain perlu juga dipertimbangkan bagaimana iklan produk sejenis dari perusahaan lain menawarkan barangnya, dilihat dimana letak kelemahan desainnya- dengan bahasa ilmiah adalah kita kritisi- untuk dijadikan senjata kita dalam membuat desain iklan yang lebih kreatif. Akhirnya, sudah siapkah kita para desainer untuk menghadapi PERANG KREATIFITAS??? Jawabannya tentu kembali kepada kita, sejauh mana kita bisa "membaca" kelemahan lawan untuk selanjutnya kita atur strategi kreatif kita.
|